"Kabupaten kita punya misi memajukan pariwisata dan
pertaniannya. Nah pariwisata dan pertanian boleh kita gabung kan dengan program
agrowisatanya. Hasil biji kopi yang baik dapat kita kelola, kita dapat jual
berupa biji dan bubuk. Dijaman digital ini, kita dapat promosikan sendiri hasil
pertanian kita dan usaha warung kopi yang kita buka," kata Marulam Sinaga.
Baca Juga:
Penganiayaan di Samosir Buka Kembali, Korban Sebut Perdamaian Terjadi Dalam Kondisi Tidak Stabil
Warung kopi pardosir miliknya menyediakan beberapa menu kopi
yang dipelajari sendiri, serta didapat dari beberapa pelatihan yang dilakukan
pemerintah pusat dan daerah.
"Secara pribadi saya harapkan kepada para kawula
muda, ayo bisnis kopi dan buka usaha kopi, dimana bisnis kopi dapat
meningkatkan ekonomi kreatif bagi petani kopi dan juga penambah penghasilan
usaha kita. Dengan membuka usaha kopi, kita juga dapat meningkatkan pariwisata
di Samosir," ucap Marulam. (tum)