Selain itu, Masih kata Tuahta, Sky Garden juga diduga telah melanggar peraturan daerah (Perda) Kabupaten Deliserdang nomor 7 tahun 2016 tentang ketentraman dan ketertiban umum sesuai dengan pasal 30 (1) dan pasal 59 (1).
Selain itu, peraturan bupati Deliserdang nomor 1018 tahun 2012 tentang penyelenggaraan usaha kepariwisataan yang tertuang di pasal 13.
Baca Juga:
Seluruh Karyawan PT.MURINDA IRON STEEL yang Bekerja di kawasan industri kek seimangkei mengucapkan selamat HUT ke-52,"Semakin kokoh,inovatif dan terus menjadi pelopor terpercaya"
“Jadi Sky Garden juga diduga telah melanggar Perda dan Perbup. Sehingga tempat ini layak untuk di segel atau ditutup operasionalnya,” cetusnya.
Dia juga meminta agar pihak Sky Garden tidak membuka atau merusak segel yang telah dibuat oleh petugas.
“Barang siapa dengan sengaja memecahkan, membuang dan merusak segel yang ditempatkan pada bangunan ini dengan tanpa hak dapat dituntut berdasarkan pasal 232 KUHPidana,” imbaunya.
Baca Juga:
Puskesmas perdagangan diduga persulit kelahiran ibu hamil
Pantauan, proses penertiban tersebut, tim gabungan turut melibatkan ratusan personil kepolisian dan personil Dalmas dari Polda Sumut. Mereka datang dengan perlengkapan lengkap serta mobil Water Canon. [rum]