SUMUT.WAHANANEWS.CO, MEDAN -- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara kembali menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Batch I untuk Golongan III Angkatan I hingga VIII pada 2026. Pembukaan pelatihan dilakukan secara daring oleh Kepala BPSDM Sumut melalui Zoom Meeting.
Sebanyak 337 peserta dari 26 organisasi perangkat daerah (OPD) mengikuti pelatihan ini. Latsar menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter serta kompetensi calon aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Baca Juga:
Prabowo Lantik Arif Satria sebagai Kepala BRIN, Tekankan Pentingnya Riset dan Inovasi untuk Kemajuan Bangsa
Kepala BPSDM Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, Selasa (3/2/2026), menjelaskan, pelaksanaan Latsar tahun ini dirancang selaras dengan konsep Sumatera Utara Corporate University (Sumut Corpu). Konsep tersebut menjadi sistem pengembangan kompetensi ASN yang menekankan pembelajaran terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan.
“Melalui pendekatan Corpu, kami ingin memastikan, proses pembelajaran tidak hanya berhenti pada kelas. Peserta harus memahami konteks organisasi, mampu membaca kebutuhan publik, dan mengeksekusi solusi yang relevan,” ujarnya.
Pembelajaran e-learning tahap pertama berlangsung pada 2 Februari hingga 4 Maret 2026. Setelah itu, peserta melanjutkan pembelajaran mandiri, e-learning lanjutan, serta proses aktualisasi yang dilakukan langsung di unit kerja masing-masing. Adapun pembelajaran klasikal diselenggarakan di BPSDM Sumut.
Baca Juga:
Berlomba-lomba Buat Inovasi, MARTABAT Prabowo-Gibran Dukung Solusi ITS dengan Sistem Pelacakan Sampah Digital
Agustinus menambahkan, Latsar dirancang tidak hanya untuk memperkuat pemahaman nilai dasar ASN, tetapi juga mendorong kreativitas peserta dalam menciptakan inovasi pelayanan publik yang implementatif. “Kami berharap setiap peserta mampu menghasilkan gagasan yang dapat diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Melalui skema pembelajaran berbasis Corporate University ini, BPSDM menargetkan terbentuknya ASN yang adaptif, responsif, serta mampu berkontribusi langsung pada perbaikan kualitas layanan pemerintah di Sumatera Utara. (*)
[REDAKTUR: HADI KURNIAWAN]