“Jika model ini berhasil, maka bisa direplikasi di destinasi lain. Ini akan mempercepat transformasi pariwisata nasional secara menyeluruh,” katanya.
Ia pun menekankan pentingnya menjaga konsistensi implementasi di lapangan agar seluruh rencana strategis tidak berhenti pada tataran konsep.
Baca Juga:
Mengenang Sosok Pelawak Legendaris Dan Opera Batak Gomong Sinaga
“Kunci dari semua ini adalah eksekusi. Sinergi pusat dan daerah harus terus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya sinkronisasi master plan di kawasan Danau Toba guna memastikan pengembangan destinasi berjalan terintegrasi.
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Menpar juga mendorong percepatan pembangunan Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas (3A) serta penguatan koordinasi lintas sektor melalui BPODT.
Baca Juga:
Dukung Sinergi Imigrasi dan Sumut, MARTABAT Prabowo-Gibran: Danau Toba Harus Jadi Gerbang Global
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]