SUMUT.WAHANANEWS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara melalui UP3 Sibolga menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan. Bertajuk program “Roots of Energy”, kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (22/4/2024).
Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap pemulihan ekosistem pascabanjir bandang, sekaligus upaya memberdayakan ekonomi masyarakat melalui penanaman jenis tanaman produktif.
Baca Juga:
Srikandi PLN Binjai Dorong Transisi Energi Bersih lewat Edukasi Kendaraan Listrik
Program kolaborasi ini digelar bersama Yayasan Cahaya Sosial Indonesia, Aktivis Lingkungan Pantai Barat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta masyarakat setempat. Lokasi penanaman difokuskan di tiga desa prioritas, yaitu Desa Aek Raso (Kecamatan Sorkam Barat), Desa Sait Kalangan II, dan Desa Tapian Nauli Saur Manggita (Kecamatan Tukka). Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk intervensi vegetatif guna mempercepat pemulihan lingkungan dan memperkuat fungsi daerah aliran sungai (DAS).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Manager PLN UP3 Sibolga Bachtiar, Wakil Bupati Tapanuli Tengah H. Mahmud Efendi Lubis, Camat Sorkam Barat Khairun Nisa Marbun, S.STP, Ketua Yayasan Cahaya Sosial Indonesia Kurnia Cahyati, Damai Mendrofa (Aktivis Lingkungan Pantai Barat), serta ratusan warga.
Baca Juga:
1000 Pemudik Sumut Diberangkatkan Melalui Program Mudik Asyik Bersama PLN
Komitmen Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, khususnya di wilayah terdampak bencana.
“Program penanaman pohon ini adalah bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat dan lingkungan. Kami ingin pohon-pohon ini memberikan manfaat nyata. Alam yang terjaga harus bisa menghidupi orang-orang yang menjaganya,” ujar Bachtiar.
Jenis tanaman yang ditanam sangat beragam dan memiliki nilai strategis, antara lain:
- Tanaman Bernilai Ekonomi: Durian dan Alpukat.
- Pendukung Ketahanan Pangan: Mangga dan Nangka.
- Tanaman Cepat Panen: Markisa.
- Konservasi Tanah: Pohon keras seperti Mahoni dan Jabon ditanam di area lereng rawan untuk memperkuat struktur tanah.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, H. Mahmud Efendi Lubis, mengapresiasi sinergi yang terbangun. Ia berharap upaya ini dapat meminimalisir risiko bencana di masa depan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Wakil Bupati Kab. Tapanuli Tengah, Bapak H. Mahmud Efendi Lubis melakukan penyiraman pohon sebagai wujud doa agar bibit yang ditanam dapat tumbuh baik.
Fondasi Ketahanan Lingkungan dan Ekonomi
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum penting untuk memperkuat tanggung jawab bersama.
“Melalui program Roots of Energy, kami ingin menegaskan bahwa energi masa depan tidak lepas dari keberlanjutan ekosistem hari ini. Ketika hulu dijaga, DAS dipulihkan, dan masyarakat diberdayakan, kita sedang membangun fondasi ketahanan lingkungan, pangan, dan ekonomi secara bersamaan,” tegas Mundhakir.
Langkah ini juga menjadi bukti nyata komitmen PLN menuju target Net Zero Emissions 2060, yang tidak hanya fokus pada transformasi energi, tetapi juga melalui berbagai inisiatif lingkungan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
[Redaktur:Dedi]