SUMUT.WAHANANEWS.CO – Ketua Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Provinsi Sumatera Utara, Nicodemus Roger Nadeak, melayangkan kritik keras dan tantangan terbuka atas nyali Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan.
Organisasi ini menuntut kepolisian sektor segera bertindak tegas menindak dan menutup lokasi perjudian yang beroperasi secara terang-terangan.
Baca Juga:
Sering Bungkam, Kapolsek Medan Tembung Dilapor ke Propam
Dalam keterangannya, Roger Nadeak menyoroti maraknya praktik judi togel merek STM yang beroperasi di kawasan Jalan Medan Batangkuis, tepatnya di simpang Jalan Mesjid, Kecamatan Medan Tembung persisnya diseberang Jalan Sidomulyo pasar 9. Menurutnya, lokasi tersebut sudah lama menjadi sorotan masyarakat namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak kepolisian setempat.
"Kami menantang nyali Kompol Ras Maju Tarigan selaku Kapolsek Medan Tembung. Buktikan kewibawaan dan kinerjanya dengan segera menutup dan memberantas tempat judi togel STM yang ada di Jalan Medan Batangkuis simpang Jalan Mesjid tersebut," tegas Roger Nadeak, Jumat (24/4/2026).
Roger menegaskan, keberadaan sarang perjudian tersebut sangat meresahkan warga dan mencoreng wajah hukum di wilayah tersebut. Jika praktik ilegal ini dibiarkan terus berjalan tanpa solusi, maka hal itu menunjukkan ketidakmampuan pemimpin di lapangan.
Baca Juga:
Diduga Dapat Restu? Judi Togel Merek STM di Jalan Medan-Batangkuis Beroperasi Terang-terangan, Kapolsek Medan Tembung Bungkam
Tantangan Tegas: Jika Tidak Bisa, Mundur Saja!
Lebih jauh, aktivis ini memberikan ultimatum keras. Jika tantangan untuk menertibkan lokasi tersebut diabaikan atau tidak mampu dilaksanakan, maka sudah sepatutnya pemimpin yang bertanggung jawab di wilayah itu untuk mengundurkan diri.
"Apabila tantangan ini tidak diindahkan atau tidak bisa dilaksanakan, saya menegaskan agar Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, untuk segera mundur dari jabatannya. Karena itu artinya beliau tidak mampu memberantas tindak pidana perjudian yang meresahkan dan penyakit masyarakat di wilayah hukumnya," ujarnya tegas.
Roger menambahkan, penegakan hukum harus berjalan tegas dan tanpa pandang bulu. Masyarakat berhak mendapatkan rasa aman dan bebas dari aktivitas ilegal yang merugikan banyak pihak. Oleh karena itu, JPKP Sumatera Utara akan terus mengawasi dan menunggu tindak lanjut nyata dari pihak kepolisian dalam waktu dekat.
Sebelumnya diberitakan Lokasi perjudian togel bermerek STM yang beroperasi secara terang-terangan di Jalan Medan-Batangkuis, tepatnya di simpang Jalan Mesjid dan simpang Jalan Sidomulyo Pasar 9, kini menjadi sorotan publik. Aktivitas ilegal ini diduga dikoordinir oleh seorang pria berinisial WI.
Yang menjadi pertanyaan besar dan menimbulkan kecurigaan masyarakat, Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, hingga saat ini masih membungkam saat dikonfirmasi via WhatsApp terkait keberadaan lokasi judi tersebut. Hal ini memunculkan spekulasi, apakah bandar judi togel merek STM yang berada di wilayah hukum Polsek Medan Tembung ini diduga telah mendapatkan "restu", sehingga bisa beroperasi dengan leluasa tanpa rasa takut.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku, sistem pemasangan nomor di lokasi tersebut sangat mudah dan terbuka bagi siapa saja.
"Kalau disitu datang tinggal pasang aja bang, mau nomor berapa tinggal kasih duit sama penulisnya," ujarnya kepada media ini, Senin (22/04/2024).
Dijelaskannya, lokasi tersebut sangat strategis dan mudah ditemukan karena berada tepat di pinggir jalan raya utama.
"Kalau lokasinya itu pas dipinggir jalan besar, ada warung di situ ada jual bandrek, di samping jalan mesjid. Seberangnya Jalan Sidomulyo Pasar 9, kalau dulu sering disebut simpang Mamaharpas. Kalau dilihat sudah nampak kali itu," imbuhnya.
Warga tersebut juga mengaku heran mengapa lokasi judi yang sangat terbuka dan tidak tersembunyi ini seolah tak tersentuh oleh aparat penegak hukum.
"Di pinggir jalan besar lah lokasinya bang, aku nggak habis pikir nggak pernah digerebek. Entahlah ada apa ini semua," ungkapnya dengan nada kecewa.
[Redaktur:Dedi]