Intinya, untuk tidak menerima pihak-pihak yang melakukan
manipulasi sejarah dengan mengklaim dirinya memiliki tanah wilayah adat di
Simalungun
Baca Juga:
Dituding Punya Saham TPL, Luhut Buka-bukaan
Dr Corry, unsur ketua DPP PMS yang juga Rektor Universitas
Simalungun mengatakan, Universitas Simalungun telah mengadakan seminar tentang
wilayah atau tanah adat di Simalungun.
Para pembicara di seminar merupakan akademisi dan pakar dari
berbagai bidang disiplin ilmu, termasuk ahli sejarah. Hasil seminar
menunjukkan, Simalungun tidak mengenal wilayah tanah adat. (tum)