"Saya cuma punya satu KWH saja, kalau diputus satukan, ya mati semua, makanya yang mana yang bapak maksudkan," tuturnya.
Ia juga menerangkan bahwa pihaknya jika ada pemutusan adanya pemberitahuan terlebih dahulu.
Baca Juga:
Siaga Penuh, PLN Jabar Sukses Jaga Keandalan Listrik di Momen Lebaran Idulfitri 1446 H
"Ada pemberitahuan, tapi selama ini tidak ada pemberitahuan pemutusan, kita malu pak kalau listrik diputus, malu," akunya.
Pernyataan Sunardi terbantahkan langsung oleh salah satu pekerja yang ada di lokasi pembangunan tersebut, saat dikonfirmasi Taufik membenarkan adanya pemutusan salah satu arus listrik dan mencopot KWH meter di salah satu kawasan pembangunan rest area tol Medan Binjai.
"Ya bang, benar, tadi ada pemutusan arus listrik dan pencopotan KWH meter dari PLN bang, kejadian itu terjadi di ruang kerja kami, petugas datang dan memutus arus serta mencopot KWH meter di sini," akunya.
Baca Juga:
Tekan Emisi Karbon, PLN IP Helat Mudik Gratis
Sambung Taufik menjelaskan saat ia mempertanyakan kepada petugas P2TL dari PLN, petugas itu menyatakan ada pemakaian kelebihan arus.
"Kata petugas itu ada pemakaian kelebihan arus, kubilang aja ke petugas itu, to the point aja bang ada dugaan pencurian aruskan?," jelasnya.
Ia pun kembali mempertanyakan kepada petugas itu, apa permasalahannya? apa sehingga ada pencopotan KWH meter di ruang kerjanya, padahal menurutnya kabel yang nyantel itu terjadi di kabel listrik yang menghubungkan dari listrik depan menuju ke ruang kerjanya.