WahanaNews.co I Menteri Riset dan Teknologi/Kepala
Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro,
mendukung penuh inovasi pupuk hayati untuk menghasilkan tanaman subur dan kaya
akan gizi dalam rangka menangani masalah stunting atau kekurangan gizi di
Indonesia.
Baca Juga:
Multigrade Berhasil, Pengalaman Probolinggo Diapresiasi
Bambang mengatakan, inovasi pupuk hayati bisa menjadi
alternatif penyediaan pupuk di Indonesia sehingga dapat mengurangi
ketergantungan impor.
Penggunaan pupuk hayati juga bisa menjadi salah satu cara
untuk menghasilkan tanaman yang subur dan berkualitas yang nantinya akan
menghasilkan makanan bergizi. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi untuk
menanggulangi masalah stunting atau kurang asupan gizi.
Baca Juga:
KSAD Pimpin Sertijab Mantan Karo Humas Kemenhan Jadi Danseskoad
Stunting sendiri adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya
asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga pertumbuhan anak menjadi
terganggu (kekerdilan). Di Indonesia, stunting telah menjadi masalah besar.