"Simulasi biaya telah disesuaikan dengan pilihan paket layanan dan opsi SLO, sehingga pelanggan mendapatkan gambaran biaya yang detail dan bisa merencanakan kebutuhan listrik dengan lebih baik," jelas Gregorius.
Informasi yang ditampilkan sangat rinci dan transparan, sehingga pelanggan bisa mengetahui besaran biaya resmi yang harus disiapkan serta memastikan seluruh layanan dilakukan sesuai prosedur.
Baca Juga:
Lewat “Power Up EVent”, PLN Beri Promo Spesial Tambah Daya dan Home Charging di IIMS 2026
"Melalui fitur ini, kami ingin memastikan pelanggan merasa aman, nyaman, dan terhindar dari praktik yang merugikan. Gunakan saja layanan resmi langsung dari PLN, tanpa perantara," ungkap Gregorius.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa kehadiran fitur Simulasi Biaya pada PLN Mobile menjadi bagian penting dari transformasi layanan PLN yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemudahan pelanggan.
“Di era digital saat ini, transparansi adalah kunci membangun kepercayaan. Fitur Simulasi Biaya di PLN Mobile memberikan kepastian kepada pelanggan mengenai estimasi biaya layanan sejak awal, sehingga tidak ada ruang bagi praktik perantara yang berpotensi merugikan. Semua dapat dilakukan secara mandiri, resmi, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Mundhakir.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Dorong Pelaporan Dini Bahaya Listrik Lewat PLN Mobile
Ia menambahkan bahwa transformasi digital melalui PLN Mobile sejalan dengan semangat customer centric dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), di mana keterbukaan informasi menjadi fondasi utama pelayanan publik yang modern.
“Kami di PLN UID Sumatera Utara mendorong seluruh pelanggan untuk memanfaatkan fitur ini. Selain lebih praktis, ini juga menjadi langkah edukasi agar masyarakat semakin cerdas dalam mengakses layanan kelistrikan. Transparansi biaya bukan hanya soal angka, tetapi bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan yang bersih, profesional, dan berintegritas,” tutupnya.
[Redaktur:Dedi]