Lebih lanjut, Rico Waas memastikan bahwa Pemko Medan siap memberikan dukungan penuh demi menyukseskan perayaan tersebut, baik dari sisi koordinasi lintas perangkat daerah maupun fasilitasi kebutuhan yang diperlukan panitia.
Persiapan Matang Panitia
Baca Juga:
Di Hadapan 2.000 Mahasiswa Baru, Wali Kota Jambi Tekankan Pentingnya 3 Skills Utama
Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah konsep pelaksanaan yang matang. Beberapa opsi lokasi yang diusulkan antara lain Pardede Hall dan Medan International Convention Center (MICC), yang dinilai memiliki kapasitas memadai hingga sekitar 5.000 orang.
Dijelaskan Wandro, waktu pelaksanaan direncanakan pada akhir April 2026, tepatnya pada tanggal 28 atau 29 April, dengan mempertimbangkan kesiapan teknis serta ketersediaan lokasi.
“Perayaan ini kami harapkan menjadi momentum kebersamaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga penuh makna serta membawa pesan damai bagi seluruh masyarakat Kota Medan,” ungkapnya.
Baca Juga:
Kemenkumham Sulteng Sosialisasikan HKI kepada Pelaku Ekraf di Bangkep
Dengan sinergi yang solid antara pemerintah dan panitia, perayaan Paskah 2026 di Kota Medan diharapkan dapat menjadi simbol harmoni, memperkuat nilai toleransi, serta mempertegas wajah Medan sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi kebersamaan.
[Redaktur:Dedi]