SUMUT.WAHANANEWS.CO – SPBU 11.201.103 yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, Medan, menjadi sorotan setelah ditemukan dugaan penyalahgunaan bahan bakar solar bersubsidi oleh mobil pelangsir merek Fortuner. SPBU telah mengisi kendaraan tersebut dengan solar subsidi sebanyak dua kali, dan mengklaim petugas operator telah menerapkan SOP yang berlaku, meminta barcode dan memastikan plat kenderaan tersebut (plat terlampir di sistem).
Berdasarkan dari Laporan Kejadian Perkara (LKP), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengindikasi mobil tersebut menggunakan dua barcode dan plat yang berbeda selanjutnya LKP akan diteruskan ke Aparat Penegak Hukum.
Baca Juga:
Mafia Solar di Medan Tembung dan Percut Sei Tuan Bebas Berkeliaran: Polisi Diminta Bertindak!
Mobil Fortuner Isi Solar Subsidi Dua Kali dengan Plat Berbeda
Pada Jumat (30/1/2026) lalu, pantauan WahanaNews.co di lapangan menunjukkan mobil Fortuner datang ke SPBU untuk mengisi solar bersubsidi. Setelah pengisian pertama, kendaraan keluar dan berputar kembali, namun sempat berhenti di beberapa ruko dekat lokasi untuk mengganti plat nomor sebelum melakukan pengisian kedua, lalu ia kembali ke SPBU untuk melakukan pengisian solar berikutnya.
Muhammad Al Amin, operator SPBU yang menangani pengisian langsung, mengakui bahwa mobil dan sopir yang melakukan pengisian dua kali adalah sama. "Sama bang, itu betul, orang (supir) dan mobilnya sama yang ngisi dua kali," ujarnya.
Baca Juga:
8 Tersangka Penyalahgunaan BBM Jenis Solar Subsidi Ditangkap Polisi, Kerugian Negara Capai Rp4,4 Miliar
Setiap pengisian mencapai nilai Rp 340.000, sehingga total pengeluaran menjadi Rp 680.000 jika dijumlahkan kedalam liter menjadi 100 liter. Hal ini menjadi pertanyaan karena kapasitas tangki mobil Fortuner menurut pengakuan dari petugas operator Muhammad Al Amin menyatakan full nya sekitar 60 hingga 65 liter. Kemanakah sisa solar yang diisi disimpan?.
Sementara diketahui para pelangsir didalam mobilnya memiiki tangki cadangan atau yang sering disebut dilapangan dengan baby tank untuk menyimpan solar.
Pertamina: Indikasi Ada Dua Barcode dengan Plat Berbeda