Baca Juga:
Boleh Diminum Tiap Hari, Tapi Begini Risiko Jika Konsumsi Kefir Berlebihan
Hal itu juga dilakukan, lantaran Pemda DKI Jakarta tidak
memberikan dana konpensasi kepada masyarakat di dua Kecamatan. Setelah ada
kesepakatan dengan masyarakat, blokade akses truk sampah DKI Jakarta pun dibuka
kembali.
Baca Juga:
Menguak Mitos Kolesterol Udang dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan
"Masyarakat yang terdampak langsung dan dirugikan akibat
truk sampah milik Pemda DKI Jakarta itu adalah Masyarakat yang ada di Bogor
Timur (Botim). Warga Desa Nagrak Kec. Gunung
Putri, Desa Cileungsi, Desa Cileungsi Kidul, Desa Pasirangin, Desa Limusnunggal
Kec. Cileungsi," kata Wakil Ketua Laskar Maung Bodas (LMB) Kab. Bogor, Agus
Rahya.