Kemudian, pihak keluarga meminta tolong kepada warga lainnya untuk datang ke rumah korban untuk mengetahui kondisi korban.
Warga mendatangi rumah korban, dan memanggilnya dari luar rumah, yang selama ini hanya dihuni oleh korban seorang. Berulang kali dipanggil, namun tidak ada sahutan dari dalam. Tidak mendapat jawaban, warga tersebut pun pulang. Lalu kembali lagi beberapa jam kemudian.
Baca Juga:
Seluruh Karyawan PT.MURINDA IRON STEEL yang Bekerja di kawasan industri kek seimangkei mengucapkan selamat HUT ke-52,"Semakin kokoh,inovatif dan terus menjadi pelopor terpercaya"
Warga mengitari rumah korban sambil terus memanggilnya, namun tak kunjung mendapat jawaban. Dan atas kesepakatan bersama dengan pihak keluarga, pintu rumah bagian depan pun terpaksa didobrak.
Setelah pintu terbuka, aroma busuk menyeruak. Mereka terus mencari sambil memanggil korban. Rasa curiga dan penasaran mereka akhirnya terjawab. Asal bau busuk yang tercium pun ditemukan. Di dalam kamar mandi, korban ditemukan dalam kondisi terlungkup dan sudah meninggal dunia.
Dalam peristiwa itu, korban semoat diduga meninggal dunia akibat sakit. Namun, pihak kepolisian menemukan beberapa kejanggalan, hingga dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Kota Padang Sidempuan. Dan diduga kuat, korban meninggal dunia karena dianiaya. [rum]
Baca Juga:
Puskesmas perdagangan diduga persulit kelahiran ibu hamil