Setelah mendapatkan nomor antrian maka petugas, di panggil
namanya dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk di ambil sampel yang dimasukkan
alat tes rapid antigen kedalam kedua lubang hidung.
Baca Juga:
Semangati Petugas Pos Pelayanan Idulfitri 2025, Wabup Samosir Bagi-bagi Bingkisan
Selanjutnya setelah selesai pengambilan sampel, petugas menunggu
di ruang tunggu sambil menunggu hasil rapid antigen. Berselang sekira 10 menit
menunggu, hasil yang di dapatkan "Positif"
Melihat hasil testnya positif, petugas Krimsus Polda
Sumatera Utara yang menyamar cekcok dengan petugas Laboratorium Ravip antigen dari
Kimia farma lantai M Bandara KNIA.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Sebut Sepanjang Pantai Pangandaran Harus Ada Petugas Siaga
Setelah itu terjadi perdebatan dan saling balas argumen,
maka diperiksa seluruh isi ruangan labolatorium Rapid Antigen dan para petugas Kimia
Farma di kumpulkan.