Setelah ditanyakan ke petugas surveilens, diperoleh
keterangan, bahwa ada kesilapan ketika mengentri data kontak erat.
Baca Juga:
Kasus Keracunan MBG, Kemenkes Siapkan Mekanisme Laporan Seperti Pandemi COVID
Diakui, pihaknya meminta KK untuk entri data kontak erat
dengan tujuan agar nama tidak salah ketik.
"Mungkin petugas sudah sangat lelah sementara laporan paling
lama dikirim Pukul 17.00 Wib melalui
aplikasi. Petugas lupa, sehingga semua nama yang terdapat di KK diketiknya,"
terangnya.
Baca Juga:
Ketum PPAL Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono Ziarah Ke Taman Makam Bahagia TNI AL, Jonggol
Atas kasus itu, tulis Damayanti, pihaknya sudah
minta maaf ke warga. Puskesmas juga sudah koordinasi dengan Satgas kecamatan. (tum)