"Aku mau masuk ke lokasi Tailing memohon supaya
diberhentikan mesinnya. Aku dihalangi securitynya, aku didorong kebelakang, aku
jatuh dipijak kakiku, pinggangku sakit karena aku terguling-guling," ucap Nia menjelaskan
sambil menangis.
Baca Juga:
Sepanjang 2025, PT DPM Laksanakan Berbagai Program PPM
Terpisah, Camat Silima Pungga-pungga ketika di konfirmasi mengatakan
sudah berkali-kali dilakukan mediasi.
"Sudah berkali-kali saya mediasi, tapi tidak berhasil," ucap
Horas Pardede.
Baca Juga:
PT DPM Beri Bantuan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Sarah Naibaho aktivis lingkungan di Dairi mengatakan, PT DPM
harus mampu membuktikan legalitas dari kegiatan yang dilakukan di lokasi Tailing.