"Kita minta agar masyarakat adat mengikuti proses ini.
Kami bukannya berlama-lama, kita sedang memproses ini. Kita butuh waktu. Mohon
pemahamannya supaya kita jangan salah melangkah. Percayalah, pemerintah
berpihak kepada masyarakat. Akan kami lakukan apa yang bisa kami lakukan,"
ujar bupati.
Baca Juga:
Kerap Dituduh Jadi Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Luhut Beri Jawaban Menohok
Ia juga mengapresiasi para demonstran yang sudah
menyampaikan tuntutannya di halaman Kantor Bupati Toba.
Mengenai Tanah Objektif Reforma Agraria (TORA), Sekretaris
Daerah Kabupaten (Sekdakab) Toba Audi Murphy Sitorus memberi penjelasan. Ia juga menyinggung keberadaan Aliansi
Masyarakat Adat Nusantara dalam pergolakan antara masyarakat adat Natumingka
dengan pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Baca Juga:
Bobby Nasution Janji Kirim Surat Rekomendasi Tutup TPL ke Pusat
"Tahap ini sedang persiapan persyaratan-persyaratan
yang dibutuhkan oleh masyarakat hukum adat tersebut. Jadi kira sudah
menyampaikan agar didampingi AMAN untuk menyusun sejarah, entah itu keberadaan
masyarakat adat tersebut itu," kata Audi.