Makna lagu ini mengingatkan, menghimbau, mengajak mencintai,
merindukan tanah leluhur bagi seluruh Diaspora agar tidak lupa asal-usul.
Baca Juga:
Mengenal Donald Sihombing Crazy Rich Batak Berharta Rp 20 Triliun
Anak yang bijak tak pernah lupa asal-usulnya.
Diaspora Batak tidak hanya rindu tanah leluhur (Bona
Pasogit) ketika sudah ujur atau menjelang tutup usia.
Baca Juga:
Tano Batak, Generasi Yang Sudah “Marragam-ragam”
Melainkan ketika masih produktif serta memiliki kemampuan
mendorong percepatan kemajuan pembangunan dengan menanamkan investasi, baik
investasi keekonomian maupun investasi sosial meningkatkan pola pikir
(mindshet) agar berpikir dan bertindak sesuai era perkembangan masa.