"Banyak penderitaan yang kami alami sejak kehadiran TPL,"
ungkapnya di hadapan tujuh anggota DPRD yang hadir menerima
massa aksi.
Baca Juga:
Pemda Tapanuli Utara Harus Tegas: Segel Kavlingan Ilegal Diduga Milik RM
Perwakilan Komunitas Tornauli juga meminta kepada DPRD untuk
segera mencabut ijin konsesi TPL, karena kehadiran TPL juga merusak relasi
social antar keluarga di desa mereka.
"Kami sesama berkeluarga jadi tidak baik hubungan kami, dang
mardomu akka na marhaha maranggi di huta alani TPL on. (tidak bersatu lagi
kami sesama bersaudara di kampung akibat kehadiran perusahaan ini)," katanya.
Baca Juga:
Pemkab Taput Dorong Regenerasi Musisi Batak Melalui Vestival Trio Pelajar dan Umum 2026
Semua perwakilan komunitas menyampaikan orasinya di hadapan
pimpinan DPRD Taput.